The Clove House, Kawangkoan · 15 Juni 2024
Maya & Arif
Satu Sabtu di estate: upacara di halaman jam empat, makan malam sepanjang beranda, dan dansa di taman berdinding sampai lampu festoon jadi satu-satunya cahaya yang tersisa.
Maya dan Arif ingin pernikahan taman yang terasa seperti makan siang keluarga yang panjang, yang kebetulan ada upacaranya. Kami menjaga palet warnanya di krem, kayu polos, dan hijau, menata seratus sepuluh tamu di sepanjang beranda, dan membangun malamnya di sekitar menu berbagi dari The Long Table.
Hari itu direncanakan dan diproduksi oleh Aurelia. Vendor dikreditkan di bawah; semua foto dibagikan atas izin pasangan.
Hari itu
Kredit
Vendor di pernikahan ini
Fotografi
Manado, Sulawesi Utara
North Light Photography
Tim berdua yang memotret fotografi pernikahan bergaya dokumenter dengan tangan yang tenang dan tak dibuat-buat. Cahaya alami sebisa mungkin; arahan minimal di hari-H.
Tentang North Light Photography →Dekorasi & Bunga
Airmadidi, Minahasa Utara
Field & Fold
Florist dan studio properti yang bekerja dengan bunga musiman Indonesia — rangkaian bergaya taman yang lepas dan instalasi yang tidak berlebihan. Punya juga perpustakaan sewa keramik dan kaca.
Tentang Field & Fold →Katering
Manado, Sulawesi Utara
The Long Table
Menu family-style dan plated yang dibangun dari bahan lokal dan api kayu. Menjalankan tim servisnya sendiri dan bisa bekerja dari dapur lapangan di venue villa.
Tentang The Long Table →Musik & Hiburan
Manado & Sulawesi Utara
Brass & Vinyl
Kolektif DJ dan seksi brass kecil yang bisa main bersama atau terpisah — gesek untuk upacara, terompet untuk cocktail hour, dan set DJ untuk malam. Membawa sound sendiri untuk hingga 200 tamu.
Tentang Brass & Vinyl →Lanjut baca
Kisah terkait
Tondano Ridge Estate, Danau Tondano · Agustus 2024
Priya & Daniel
Pernikahan tiga hari di punggung bukit di atas Danau Tondano — welcome dinner di aula, upacara di halaman danau, dan farewell brunch yang tak ingin ditinggalkan siapa pun.
Lihat kisah →Paal Beach House, Likupang · Mei 2024
Sinta & Owen
Tiga puluh tamu, upacara tanpa alas kaki di air yang rata saat sore, dan makan malam teras yang ditutup dengan es brenebon.
Lihat kisah →